Ini adalah transkrip untuk MISI: BUKTI.
Transkrip[]
- Bakar: Ini semua salah faham, General!
- General Rama: Ejen Bakar. Tak sangka kamu sanggup berbuat begini.
- Bakar: Buat apa? Saya... saya tak bersalah!
- Rizwan: Selama ni aku ingatkan kau kurang bijak. Rupa-rupanya, heh.
- Bakar: Huh? Apa semua ni? General?
- Rizwan: Tak payah nak pura-pura lagi, Bakar, atau patut aku panggil kau... Uno?
- Bakar: Apa?! Kau dah gila ke?!
- Rizwan: Aku hanya akan tanya sekali je. Mana azurium yang kau dah curi?
- Bakar: Bila masa aku curi?
- Rizwan: Cukup. Rahsia kau dah terbungkar.
- Bakar: Apa kau cakap ni? Kenapa aku nak curi azurium?
- Rizwan: Itu yang kami nak tahu, apa rancangan kau sebenarnya? Setiap kali bertempur dengan musuh, kau jadi punca yang menjejaskan misi.
- (Flashback Bakar dilempar ke Rizwan.)
- Ali: (flashback) Mana Uncle?
- Bakar: Takkan aku suka-suka nak kena pukul!
- Rizwan: Mungkin. Masa kita cuba untuk halang musuh dari curi azurium, mana kau pergi?
- Bakar: Aku... kat vision angin, lah! 'Kan kau sendiri yang bagi arahan!
- Rizwan: Iya, dan aku arahkan untuk berkumpul semula selepas panggilan dari Ali!
- Bakar: Eh... Mana aku tahu! Sampai-sampai je diaorang dah takde. Ini semua kebet-
- Rizwan: Kebetulan? Dan jangan lupa, kau yang biarkan IRIS diambil musuh!
- Bakar: (flashback) Saya kenal semua muka orang dekat sini.
- Dos: (flashback) Saya sibuk ni. Pergi dulu...
- Bakar: (flashback) Okey, okey.
- Bakar: Kau ingat aku sengaja, ke?!
- General Rama: Tak sengaja?! Habis tu ini apa?!
- (Rekaman surveillance.)
- General Rama: Apa lagi alasan kamu, pengkhianat?
- Ali: Saya nak jumpa ejen Bakar!
- Jenny: Tak boleh, Ali. Maaf.
- Ali: Dia tak bersalah. Saya kenal uncle saya. Dia takkan belot MATA!
- Jenny: Memang susah untuk kami semua percaya. General pun. Tapi, semua bukti dah menunjukkan...
- Ali: Biar saya tengok bukti tu! Mesti ada sesuatu yang tak kena. Kita kena siasat lagi!
- Jenny: Umm... Maaf, Ali. Saya tak ada kuasa untuk-
- (Rizwan masuk dan keluar kembali.)
- Ali: Ejen Rizwan. Ejen Rizwan! Ejen Rizwan! Tunggu!
- Rizwan: Apa?
- Ali: Saya nak tengok bahan bukti.
- Rizwan: Pergi balik, Ali. Lebih baik kalau kamu tak campur tangan.
- Ali: Tolong saya, ejen Rizwan. Kita mesti cari cara untuk buktikan ejen Bakar tak ber-
- Rizwan: Bukti dah jelas, Ali. Kamu kena terima kenyataan.
- Ali: Huh? Tak... tak mungkin!
- (Ali menyenggol Rizwan dan pergi ke lift dan Ali melihat sapu.)
- Bakar: (flashback) Uncle yakin kau boleh. Buat yang terbaik.
- Ali: (flashback) Ejen Rizwan cakap saya bagus hari ni!
- Bakar: (flashback) Iya? Woah. Hebat, hebat. Macam main kau sekarang, eh? Ali ni, ha, tengok. Dah pakar jadi ejen paling hebat, macam Rizwan. Kau dah tak dengar cakap Uncle...
- Ali: (flashback) Kenapa saya nak kena dengar cakap Uncle?! Ejen Rizwan yang jadikan saya hebat, bukan Uncle!
- (Ali geram.)
- Viktor: Eh? Apa yang tak kena, ni?
- Ali: Huh? Eh... takde apa, lah. Aku cuma rasa ada benda yang... hilang...
- (Ali melihat sapu.)
- Viktor: Haih... tulah. Aku pun rindu dia juga.
- Ali: Huh? Eh... Siapa?
- Viktor: Cybewira, ma.
- Ali: Oh...
- Viktor: Entah kenapa, tidak menghilangkan diri, pulak. Baru je nak dapat jumpa dia.
- Ali: Eh? Alicia tak datang ke hari ni? Tak nampak pun dia dalam kelas?
- Viktor: Eh? Kau sedih ni sebab dia tak datang, ke?
- Ali: Ish! Bukan, lah! Aku ada benda nak tanya dia.
- Viktor: Oh. Tak tahu.
- Alicia: (flashback) Tengok. Aku tak perlukan IRIS macam kau.
- Ali: (flashback) Jaga-jaga!
- (Alicia kena setruman.)
- Rizwan: (flashback) Jalankan Protokol Gegas.
- (Alicia tertembak Droid.)
- Alicia: Ih!
- Comot: Meow.
- Ali: Jom, Comot.
- Comot: Meow.
- (Comot hendak memakan sosis, tetapi Comot dibawa Ali.)
- (Comot mengeluarkan cakarnya.)
- Ali: Bagus, Comot. Aduh.
- (Comot melihat buku.)
- Comot: Meow.
- Ali: Tak boleh. Nanti diaorang tahu kita curi masuk.
- (Memindai sumber daya... Sumber daya ditemukan.)
- Ali: Dalamnya... Macam mana ni, Comot?
- (Comot mendorong Ali.)
- (Ali teriak, lift menutup.)
- Ali: Aduh...
- Comot: Meow?
- Ali: Comot, nanti. Sistem pertahanan belum padam.
- (Comot menjadi tidak terlihat.)
- ((Memindai perimeter, lazer trip terdeteksi.)
- (Mengukur jarak, 2.3 meter.)
- (Droid-droid menatap Ali, Droid hendak menembak Ali, tetapi tiba-tiba mati.)
- Comot: Meow.
- Ali: Macam mana kau buat tu?
- (MASUKAN PASSWORD 5LIMA.)
- Ali: Yeah.
- (Comot naik meja, Comot menghalangi layar.)
- Ali: Ish, Comot. Nantilah.
- (Comot dan Ali terkejut, rekaman surveillance.)
- Ali: Tak... tak mungkin. Kenapa uncle nampak macam... pelik? Tengok! 'Kan aku dah kata. Tapi, kenapa uncle macam tu? Apa yang jadi kat dia?
- (Bakar menoleh ke kiri dan kanan, kentut, mengangkat panggilan ponsel, dan terhipnotis.)
- (Flashback MISI: ALPHA.)
- Ali: Dr. Aaron! Nomor ni. Hmm...
- Comot: Meow?
- 'Ali: Hah! Aku tahu. Kita boleh gunakan GPS nomor tu untuk dapatkan lokasi.
- (Terlihat Rizwan berjalan lewat surveillance.)
- Ali: Comot! Pergi letak balik.
- Comot: Meow.
- (Rizwan menggunakan sensor tangan dan masuk, Rizwan menoleh.)
- (Dr. Aaron tertawa jahat.)
- Dr. Aaron: Saya dah berjaya!
- Dos: Siap pun.
- Trez: Kau ni, Tak reti nak buat lawa sikit, ke?
- Dr. Aaron: Lebih baik buruk tapi berfungsi, daripada lawa tapi tak siap!
- Uno: Ada apa-apa masaalah?
- 'Dr. Aaron: Takde, Uno.
- Uno: Budak tu dah makan umpat, ejen Bakar dah kena tangkap. Semuanya berjalan seperti yang dirancang. Pastikan kamu semua bersiap-sedia
- Dos: Baik, Uno.
- (Trez menyenggol Dr. Aaron.)
- Ali: Cepatlah angkat! Mana kau ni?
- (Suara polisi Cyberaya lewat ponsel.)
- Ali: Macam mana ni, Comot?
- Comot: Meow?
- Ali: Kalau bagi tahu MATA, nanti pengintip tu dapat tahu, susah pulak. Alicia pun, tak ada, hilang di mana.
- (Ali melihat gambar Bakar dan Ali.)
- Ali: Sedia, Comot? Kita kena pergi siasat tempat tu.
- (Ali melihat serpihan azurium.)
- Ali: Itu...
- (Ali menoleh ke kiri dan kanan.)
- Ali: Apa yang Dos dan Trez tengah rancang sebenarnya?
- Comot: Meow. Meow...
- Ali: Ish. Kenapa ni, Comot?
- (Rizwan masuk.)
- Ali: Eh! Ejen Rizwan! Maaf. Ejen Rizwan tak apa-apa? Apa yang ejen Rizwan buat kat sini?
- Rizwan: Aku pun nak tanya kau benda yang sama.
- Ali: Kejap... macam mana ejen Rizwan boleh tahu pasal tempat ni?
- Rizwan: Apa yang kau cuba cakap ni?
- Alicia: (flashback) Jangan seronok sangat.
- Ali: (flashback) Kenapa?
- Alicia: (flashback) Takde apa-apa. Cuma, baik kau jaga-jaga.
- General Rama: (flashback) Ada orang yang sudah bocorkan maklumat.
- (Ali membayangkan Trez dan Dos di samping Rizwan.)
- Rizwan: Baik kau ikut aku. Cepat.
- (Ali siap menggunakan yoyo.)
- Ali: Lari, Comot!
- (Ali tertabrak Trez.)
- (Comot dilempar.)
- Ali: Comot! Lepaskan!
- (Ali menendang Trez, Ali menghindar Dos, melempar Dos ke Trez, dan digerakkan Dr. Aaron.)
- (Dr. Aaron tertawa.)
- Dr. Aaron: Dapat pun.
- (Ali dilempar.)
- Dos: Sudah. Cepat mulakan sebelum dia masuk Override.
- Ali: Apa kamu nak buat?
- (Dr. Aaron tertawa.)
- Dr. Aaron: Sampai masanya untuk pisahkan kamu dari IRIS!
- Trez: Oi! Banyak cerita, pulak. Cepatlah!
- Ali: Jangan!
- Dr. Aaron: Apa yang kamu tengok lagi? Cepatlah nyalakan! Tak nampak kah tangan saya dah penuh?!
- (Jari Dos kena stik lolipop.)
- Ali: Ejen Rizwan.
- Comot: Meow... Meow!
- Ali: Ejen Rizwan, ketepi!
- Rizwan: Berundur, Ali. Jangan biarkan IRIS jatuh ke tangan musuh.
- Ali: Saya boleh tolong!
- (Trez digerakkan Uno, Uno masuk.)
- Dos: Uno.
- Uno: Persembahan yang baik sekali. Peluang terakhir untuk serahkan IRIS.
- Rizwan: Ali! Tunggu!
- Comot: Meow? Meow!
- Dos: Uno, mereka nak lepaskan di-
- Uno: Masa untuk pusingan kedua.